Langkah Mendeteksi Kerusakan Motor Akibat Kebanjiran

Musim hujan meningkatkan potensi terjadinya banjir di beberapa wilayah Indonesia. Bahkan, di Jakarta, banjir sudah beberapa kali. Tak ayal, banjir menyebabkan terendamnya harta benda warga, salah satu yang tampak adalah sepeda motor. Bila ketinggian rendaman air sudah mencapai posisi mesin, biasanya motor sudah sulit dihidupkan. Nah, ini langkah mendeteksi kerusakan motor akibat banjir.

  1. Bawa ke bengkel resmi untuk pemeriksaan

Ada beberapa penyebab matinya mesin motor yang baru habis terendam banjir. Untuk lebih memudahkan pengecekan, kamu bisa membawa motornya ke bengkel resmi dengan mobil bak terbuka.

  1. Kerusakan terminim adalah oli bercampur air

Kerusakan paling minim untuk motor yang terendam banjir adalah bercampurnya oli dengan air yang masuk ke bak mesin. Oli yang sudah tercampur air biasanya ditandai dengan warnanya. Dalam kondisi ini, motor hanya perlu dikuras oli dan dilakukan proses ganti ulang oli baru sebanyak tiga kali.

Caranya? Oli lama yang sudah tercampur tadi dibuang, diganti oli baru. Mesinnya dihidupkan 10 menit, setelah itu diganti oli baru lagi sebanyak tiga kali. Kalau warna olinya sudah normal kembali, artinya air di bak mesin sudah benar-benar terkuras.

Biasanya, suara mesin motor biasanya akan halus kembali setelah dikuras oli sebanyak tiga kali.

  1. Jika air merendam hingga box filter udara atau sampai karburator.

Jika bagian mesin yang terendam hingga box filter udara dan karburator, maka jangan dulu coba starter atau slah mesin. Kemudian buka busi untuk memeriksa apakah air masuk ke ruang bakar atau tidak. Setelah busi dibuka, coba slah perlahan mesin jika tidak keluar air, coba slah atau starter mesin agar ruang bakar bersih dari air (takutnya ada air masuk meski sedikit).

Langkah selanjutnya buka pembuangan pada karburator, letaknya di bagian bawah karburator pada penampungan bensin. Ada sekrup kecil, kendurkan pakai obeng dan lihat apakah bensin atau air yang keluar. Jika air yang keluar, biarkan keluar sampai air habis. Kemudian cek juga kondisi filter udara. setelah semua di cek dan diperbaiki maka, bisa coba kembali hidupkan mesin.

Namun, jika motor matik atau motor dengan sistem injeksi, skip aja tips ini dan langsung ke tips selanjutnya. Sebab, motor matic dan injeksi tidak menggunakan karburator.

  1. Jika motor terendam hingga bagian komponen kelistrikan.

Nah, kalau yang ini sebaiknya segera cabut kabel negatif aki dan periksa seluruh socket kabel. Lalu keringkan dan jika motor sudah normal atau hidup, cek kompresi dengan menggunakan kompresi gauge untuk memastikan tidak terjadi kebocoran kompresi pada mesin.

  1. Bila suara malah jadi kasar, kemungkinan motor di-overhaul

Bila masih kasar, maka tingkat kerusakannya sudah bukan lagi sekedar bercampurnya oli dengan air. Tapi ada komponen lain yang rusak.

Dalam kondisi ini, maka mekanik akan melakukan overhaul, yakni membongkar komponen-komponen kendaraan untuk diperiksa dengan sangat teliti, apa yang menjadi penyebab kerusakannya. Pada kerusakan di tahap lanjutan ini, komponen apa saja yang rusak tidak bisa dipastikan, harus diperiksa secara menyeluruh.

Seberapa parahnya kerusakan biasanya tergantung seberapa tinggi air yang merendam motor. Sebab ketinggian air inilah yang berpengaruh ke komponen apa saja yang mengalami kerusakan. Pada umumnya komponen yang mengalami kerusakan pada tahap lanjutan ini adalah komponen yang ada di bagian tengah mesin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *